PENDAPATAN ATAUKAH PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA??


Dalam tulisan kami sebelumnya, kami sudah mengupas bagaimana perlakuan pencatatan biaya dibayar dimuka. Pada kesempatan ini kami ingin sekali berbagi pengetahuan dan informasi mengenai bagaimana pola pencatatan dan pengakuan pendapatan diterima dimuka beserta dengan karakteristik-karakteristik pendapatan diterima dimuka tersebut.
Pertama-tama kami ingin mengajak kalian,para pelaku bisnis untuk coba mengingat atau menelaah peristiwa transaksi yang mungkin sering Anda jumpai di dalam bisnis anda sendiri. Hal yang kami maksud disini adalah seringkali para pelaku bisnis menyamakan perlakuan atas transaksi-transaksi penerimaan pembayaran dari pelanggan atas jasa atau barang yang sudah diberikan atau yang akan diberikan (belum) oleh pihak lain.
Sebenarnya penerimaan uang atau dana dari pelanggan dapat dibagi menjadi dua yaitu Pendapatan (Revenue) dan Pendapatan diterima dimuka (Unearned Revenue). Pendapatan (Revenue) adalah sejumlah dana,piutang,asset dsb yang diterima oleh pihak yang memberikan barang atau jasa. Sehingga sudah jelas disini maksud dari pendapatan adalah penambahan timbal balik nilai ekonomis yang disebabkan penyerahan barang atau jasa baik pada saat bersamaan atau penyerahan sudah dilakukan terlebih dahulu.
Sedangkan pendapatan diterima dimuka (Unearned Revenue) adalah penerimaan yang dimaksudkan belum dapat diakui sebagai pendapatan karena belum terjadinya penyerahan barang atau jasa baik secara sebagian atau penuh (belum memberikan manfaat kepada pihak pembeli). Unearned revenue adalah merupakan pos di neraca yaitu hutang, sedangkan pendapatan adalah pos di laporan laba rugi.
Memang secara akuntansi terdapat perbeaaan yang cukup mendasar, tetapi pada praktek bisnisnya, para pelaku bisnis kerap kali menyamakan persepsi dan perlakuan pencatatan mengenai hal ini.
Contoh :
1.Pada tanggal 12 Januari 2011 telah disepakati sewa sebuah gedung untuk kantor Tn A yang disewakan oleh pemilik gedungnya Tn B dengan nilai sewa Rp 120.000.000,- untuk jangka waktu satu tahun. Mereka berdua sepakat untuk menyelesaikan langsung kesepakatan transaksi tersebut pada tanggal tersebut dan dibayar langsung penuh oleh Tn A kepada Tn B.

Pencatatan di Tn B (yang salah & sering dilakukan) :
12/1/2011                                                    Debit                          Kredit
Kas / Bank                          Rp.120.000.000,-
                              Pendapatan                                            Rp.120.000.000,-
Ini merupakan pencatatan yang sering dilakukan pelaku bisnis yang masih awam dengan pencatatan keuangan yang baik.

Pencatatan di Tn B (yang benar) :
12/1/2011                                                    Debit                        Kredit
               Kas / Bank                           Rp.120.000.000,-
                              Pendapatan diterima dimuka              Rp120.000.000,-

31/1/2011                                                                           Debit                Kredit
               Pendapatan diterima dimuka                  Rp.10.000.000,-
                                             Pendapatan sewa gedung                      Rp.10.000.000,-
Pencatatan pada tanggal 31 Januari 2011 adalah pencatatan pengakuan pendapatan yang harus dilakukan di tiap-tiap bulan selama 11 bulan kedepan (tiap bulan sekali).

Mengapa demikian? Ya karena keseluruhan nilai perjanjian sewa gedung adalah Rp.120.000.000,- untuk satu tahun (12 bulan) maka pengakuan pendapatan sewa gedung nya pun harus dilakukan selama setahun dengan dibagi proporsiaonal tiap bulan. Ini dilakukan  agar pendapatan sewa gedung tidak menggelembung pada bulan pertama dan agar pemerataan pendapatan sewa gedung terjadi untuk 12 bulan. Dengan adanya pemerataan tersebut juga akan memungkinkan terjadinya pemerataan laba / profit bisnis tiap bulannya sehingga jika dilihat dari Pelaporan Keuangan maka bisnis anda akan terlihat Sehat & Stabil.

Perlakuan pencatatan pendapatan diterima dimuka juga harus dilakukan pada transaksi-transaksi lain selama sifat dari transaksi tersebut memenuhi syarat sesuai definisi dan penjelasan-penjelasan diatas seperti jasa-jasa lain yang memliki ikatan atau komitmen jangka panjang.

2. Pada tanggal 12 Januari 2011 telah disepakati akan dilakukan jual beli antara Tn A danTn B mengenai sebuah barang dengan nilai jual Rp 100.000.000,-. Tn A akan membayarkan 30% dari harga jual kepada Tn B sebelum barang dikirimkan kepada dirinya. Dan sisanya akan dilunasi pada saat barang diterima Tn A.

Pencatatan di Tn B (yang salah & sering dilakukan) :
Saat menerima 30% dari Tn A               Debit                         Kredit
Kas / Bank                          Rp.30.000.000,-
                              Pendapatan                                            Rp.30.000.000,-
Ini merupakan pencatatan yang sering dilakukan pelaku bisnis yang masih awam dengan pencatatan keuangan yang baik.

Pencatatan di Tn B (yang benar) :
Saat menerima 30% dari Tn A                  Debit                        Kredit
               Kas / Bank                           Rp.30.000.000,-
                              Pendapatan diterima dimuka              Rp30.000.000,-

Saat seluruh barang diterima Tn A                 Debit                               Kredit
               Kas / Bank                                      Rp.70.000.000,-
                              Pendapatan                                                               Rp.70.000.000,-
Pendapatan diterima dimu       Rp.30.000.000,-
                              Pendapatan                                                               Rp.30.000.000,-

Mengapa demikian? Ya karena keseluruhan nilai perjanjian jual beli barang adalah Rp.100.000.000,- tetapi karena dibayarkan dulu uang muka oleh pembeli sebesar 30% sebelum barang dikirimkan kepada pembali, maka untuk penerimaan yang 30% ini diakui sebagai pendapatan diterima dimuka.  Kemudian pada saat pengiriman barang kepada pembeli sudah selesai dilakukan, dilunasi sisa nya sebesar 70%. Karena kejadian inilah maka saat itu juga penerimaan yg 70% diakui sebagai pendapatan dan  30% yang diterima dimuka juga harus diakui sebagai pendapatan.

Semoga pembahasan diatas mengenai Biaya Dibayar Dimuka dapat menambah khasanah pengetahuan mengenai pencatatan dan pelaporan keuangan anda para pelaku bisnis.


Salam Sukses Selalu untuk Kita Semua

 
Bloggerized by Free Blogger Templates | Konsultan Keuangan Ukm